Silahkan tuliskan saran, kritik maupun pertanyaan anda di bagian komentar, kami akan menjawabnya sesegera mungkin begitu kami online. Tapi spam akan kami hapus!

Bila halaman ini sudah terlalu panjang, kami juga akan menghapus untuk meringankan proses loading.

Terimakasih.

15 Tanggapan ke “Saran Kritik dan Pertanyaan”


  1. 1 Dani Iswara Februari 13, 2007 pukul 12:20 am

    diarsip aja, jgn diapus..kenang2an dan bukti..siapa tau jd petisi..

  2. 2 Mbak Napi Februari 14, 2007 pukul 12:46 am

    Oke deh, saran anda akan kami laksanakan. Tapi nanti kalo bingung boleh mohon bantuan yaa.

  3. 3 raja iblis Februari 15, 2007 pukul 12:15 pm

    yupi … bener tuch …
    kecuali emang ada indikasi pure spam !

  4. 4 raja iblis Februari 15, 2007 pukul 2:02 pm

    tambahan …
    pungli di seputar pengurusan Kartu Keluarga - KTP - SIM

  5. 5 ndoro kakung Februari 18, 2007 pukul 7:12 pm

    mas admin, sampean harus sering-sering meninggalkan jejak di blog lain supaya kampanye antikorupsinya bergema.

  6. 6 pramur Februari 19, 2007 pukul 9:10 pm

    Numpang nimbrung nih Mas…
    Saya terlanjur posting di blog sendiri. Bagaimana caranya mengirim tulisan ke sini? Terima kasih…

  7. 7 itonk Februari 20, 2007 pukul 11:51 am

    Mas,tambahan lagi….korupsi di KA JABOTABEK juga mengerikan.Banyak yang main mata dengan kondektur di atas gerbong… uang karcis yang harusnya masuk kas negara untuk perawatan KA banyak masuk ke kantong oknum petugas-nya….

  8. 8 Mbak Napi Februari 20, 2007 pukul 8:23 pm

    @pramur
    Sebenarnya saya bisa kopipas seperti yang sudah pernah saya lakukan di postingan ini, tapi sesuai prosedur dan dalam rangka mendisiplinkan diri untuk “menjalankan” blog ini sesuai peraturan, maka tidak ada salahnya anda menjadi yang pertama untuk memulai :D

    Untuk lebih jelasnya silahkan membaca halaman ini.

    Terimakasih atas partisipasinya :)

  9. 9 miftahuddin Februari 25, 2007 pukul 8:42 am

    jangan terlalu ekstrim memerangi pungli,objektif dong masak cuman punglier aja yg disorot sampe disumpah2in segala…tp yg ngasih duit pungli itu yg jg harus disumpain,naik kereta pengen murah gak beli karcis itu mah parah udah nyolong!!nyogok lagi.

  10. 10 panca Maret 5, 2007 pukul 9:07 pm

    asal tetap konsisten dengan isi blognya bukan tidak mungkin blog ini bisa menjadi salah satu acuan kontrol sosial.

    keep blogging mas, sekalian ijin ngelink.

  11. 11 Bang Napi Maret 12, 2007 pukul 12:37 am

    @Miftahuddin, jangan tersinggung gitu dong. Semua memang harus diberantas, kebetulan disini fokus ke pelaku pungli :)

    @Pramur, tulis aja URL ceritanya di sini, tar secepatnya kami copy paste. Comment Mbak Napi sudah tidak berlaku, sekarang anda bisa kirim url-nya aja.

    @Panca, amiin. Bapak punya pengalaman? Kirim dong.

  12. 12 Count of Madness Juli 6, 2007 pukul 4:50 pm

    Para admin kalau bisa masukin daftar tilang yang harus dibayar kalau melanggar.. biar gak ketipu ama para polisi yang yang lagi bokek…

  13. 13 Akbar September 25, 2007 pukul 12:52 pm

    Saya mau tanya dong, ‘pungutan liar’ dalam istilah bahasa Inggrisnya itu apa ya? Makasih.

  14. 14 Mad, Desember 13, 2007 pukul 1:16 pm

    saya mau usul nih kayaknya yang disoroti cuma pungli yang dilakukan oleh aparat polantas aja (soal tilang-menilang). bagaimana kalo kita berbagi informasi untuk pungli yang terjadi di tempat lainnya, seprti pungli yang terjadi dimpasar-pasar, yang korbannya bukan hanya kita selaku konsumen, juga para pedagangnya juga, terus pungli yang dialami oleh rekan-rekan kita yang menjadi pedagang kaki lima.

  15. 15 Irma Devita Purnamasari Januari 4, 2008 pukul 7:49 am

    blawg anda menarik sekali, salam kenal..
    sukses selalu untuk anda

Tinggalkan Balasan